Showing posts with label AC Milan. Show all posts
Showing posts with label AC Milan. Show all posts
Tuesday, 3 April 2012
Xavi Mungkin Absen Lawan Milan
Barcelona mungkin harus menghadapi Milan dinihari nanti tanpa diperkuat Xavi Hernandez. Isyarat itu muncul setelah gelandang berpengaruh Barcelona itu tak terlihat di dua sesi latihan terakhir.
Diungkapkan Pep Guardiola, Xavi mengalami sedikit masalah dengan betisnya dan pihaknya tak ingin mengambil risiko untuk memaksakannya berlatih, yang mungkin bisa memperparah cederanya.
"Masalah pada betisnya muncul dalam beberapa hari terakhir dan kami lebih memilih untuk tidak memaksakannya berlatih hari ini," ujar Guardiola.
"Dia akan menjalani tes kesiapan fisik nanti. Dia masih dalam tim dan karenanya dia masih memiliki kesempatan bermain," terang Guardiola lagi.
Agen Alexandre Pato Sangkal Bahas Transfer Dengan PSG
Agen striker AC Milan ini membantah telah melakukan pembicaraan transfer musim panas mendatang dengan pihak PSG.
Gilmar Veloz, agen Alexandre Pato, menyangkal telah melakukan pembicaraan terkait dengan rencana pembelian Paris Saint-Germain [PSG] pada musim panas mendatang.
Sebelumnya sempat dikabarkan jika agen striker AC Milan ini sudah melakukan pertemuan dengan petinggi PSG Leonardo pada pekan lalu untuk membicarakan seputar transfer kliennya.
"Apakah saya sudah dihubungi Leonardo? Tak benar, semuanya keliru," ucap Veloz kepada LE10 Sport.
"Kita harus biarkan dia sendiri yang menentukannya. Dia sekarang ini menjadi bagian dalam kompetisi Liga Champions dan dia akan tampil pada laga yang penting besok."
"Nah untuk pembahasan transfer ini tentunya baru akan dibicarakan pada Juni nanti," ujarnya.
Massimo Ambrosini: Tak Ada Pemain Khusus Untuk Kawal Lionel Messi
Gelandang veteran ini yakin Milan tidak membutuhkan pemain khusus untuk mengawal setiap pergerakan Messi selama 90 menit pertandingan.
Kapten AC Milan Massimo Ambrosini tidak menampik keunikan skill Lionel Messi, tapi dia menegaskan Rosoneri tidak akan membuat pengawalan khusus terhadap La Pulga ketika Barcelona menjamu timnya di leg kedua perempat-final Liga Champions, Selasa (3/4) malam.
Juara bertahan Serie A Italia itu mampu membuat Messi kesulitan di leg pertama, tanpa memberikan tugas kepada satu pemain untuk mengawal pemain yang telah merengkuh tiga Ballon d'Or. Untuk itulah, Ambrosini yakin Milan tak punya alasan untuk mengubah taktik di Camp Nou.
"Messi pemain unik dengan bola di kedua kakinya; orang tak bisa berpikir mencoba menghentikannya," kata Ambrosini dalam konferensi pers.
"Jadi, saya pikir kami tak akan menugaskan seseorang dengan peran menghentikannya."
Ambrosini juga menyerukan agar Milan tidak membiarkan Blaugrana mengembangkan permainan mereka sepanjang pertandingan.
"Jika Anda membiarkan mereka memainkan gayanya, cepat atau lambat sesuatu akan terjadi. Kami harus menghadapi mereka dengan keberanian, meski laga ini akan sangat sulit. Senang berada di sini, tapi target kami untuk lolos," pungkasnya.
AC Milan Temukan Solusi Untuk Alexandre Pato
Galliani mengklaim Milan telah menemukan solusi untuk Pato yang akhir-akhir ini kerap dibebat cedera.
Alexandre Pato terpaksa keluar masuk ruang perawatan akibat cedera, dan teranyar dia mendapat problem otot yang memaksanya terbang ke Amerika pekan lalu untuk berkonsultasi dengan seorang dokter spesialis.
Kini Pato telah kembali dan masuk dalam skuad AC Milan yang akan menghadapi Barcelona di perempat-final Liga Champions, wakil presiden Adriano Galliani menegaskan klub optimistis akan masa depan penyerang asal Brasil itu.
"Saya bukan dokter, tapi menurut [tim medik Milan] Jean Pierre Meersemann, yang saya hormati, di Amerika mereka menemukan solusi untuk masalah yang dideritanya."
Galliani juga memberikan sinyal, Pato bisa ambil bagian di laga krusial yang akan dihelat di Camp Nou, Selasa (3/4) malam.
"Pato tampil di laga pertama melawan Barcelona, kami akan lihat bagaimana kondisinya di latihan dan pelatih akan memutuskan," tutup Galliani.
Zlatan Ibrahimovic Klaim Lionel Messi Pemain Terbaik Dunia
Perbandingan antara Lionel Messi dan penyerang Real Madrid Cristiano Ronaldi selalu menjadi perbincangan dalam beberapa tahun terakhir. Messi sukses merengkuh Ballon d'Or selama tiga tahun beruntun, sementara Ronaldo harus gigit jari.
Zlatan Ibrahimovic, yang sempat bermain bersama Messi selama semusim di Barcelona, mengklaim La Pulga memiliki talenta yang menjadikannya pemain terbaik, sementara kehebatan Ronaldo merupakan hasil kerja keras.
"Messi murni talenta, sementara Ronaldo merupakan produk dari latihan keras," kata Ibrahimovic kepada TV3.
"Messi tidak butuh kaki kanannya. Dia hanya menggunakan kaki kiri dan tetap menjadi pemain terbaik dunia!"
"Bayangkan jika dia juga menggunakan kaki kanannya, maka kami [Milan] berada dalam masalah serius," imbuh bomber internasional Swedia ini.
Allegri: Barca Masih Terbaik
Pelatih AC Milan, Massimiliano Allegri, menilai Barcelona masih merupakan tim nomor satu dunia. Menurutnya, untuk bisa menundukkan Barcelona, Milan harus mengeluarkan kemampuan terbaik mereka untuk bisa menciptakan dan memanfaatkan peluang sebaik mungkin.
Hal tersebut berkaitan dengan bakal bertemuanya kedua kubu pada pertandingan leg kedua perempat final Liga Champions, di Camp Nou, Selasa (3/4/2012). Milan akan datang berbekal hasil imbang 0-0 pada leg pertama, di San Siro, 28 Maret lalu.
"Kami tak punya banyak waktu menyiapkan diri secara taktik untuk pertandingan ini, karena kami tampil setiap tiga hari. Kami akan (berlatih taktik) malam ini di Barcelona. Kami baru menghadapi mereka pekan lalu dan kami siap," ujar Allegri.
"Barcelona masih tim terbaik di dunia, tetapi pada pertandingan nanti akan ada beberapa momen krusial dan kami harus berusaha mendapatkan manfaat maksimal dari itu. Saya berharap Barcelona menampilkan kemampuan terbaik mereka."
"Saya tidak akan terlalu memikirkan hasil akhir. Pertandingan bisa berakhir 0-0 dan dituntaskan melalui adu penalti, meski saya ragu (adu penalti) akan terjadi," tuturnya.
Pada laga terakhirnya di Serie-A, akhir pekan lalu, Milan bermain imbang 1-1 dengan Catania. Hasil itu membuat Milan menguasai klasemen dengan 64 poin, atau unggul dua angka dari pesaing terdekat, Juventus.
"Tim tak boleh berpikir soal kesalahan yang mereka buat pada pertandingan melawan Catania. Kami akan pergi ke Barcelona untuk memainkan laga yang memperebutkan tiket semifinal Liga Champions dan kami hanya harus memikirkan itu. Scudetto bisa menunggu," tambahnya.
Guardiola: Barca Akan Serang Milan
Pelatih Barcelona, Pep Guardiola, menyatakan akan menerapkan strategi menyerang saat menjamu AC Milan di leg kedua babak perempat final Liga Champions, Selasa atau Rabu (4/4/2012) dini hari WIB. Strategi itu, kata Guardiola, adalah satu-satunya cara agar timnya lolos ke babak selanjutnya.
Dengan hasil imbang tanpa gol di leg pertama, Barcelona mau tak mau memang harus memenangi pertandingan tersebut. Namun, pekerjaan itu memang tidak mudah karena Milan terkenal memiliki gaya permainan bertahan yang sangat baik.
"Situasinya simpel saja. Siapa pun yang menang akan melaju ke semifinal. Dalam pandangan saya, kami harus terus meningkatkan permainan kami karena Milan dapat mencetak gol dalam pertandingan nanti. Dalam beberapa hari terakhir, saya telah mempelajari bagaimana menciptakan banyak peluang tanpa menjadikan barisan kami terancam," ungkap Guardiola seperti dilansir Football Italia.
"Saya tidak memikirkan bagaimana jika kami kecolongan gol, tetapi saya harus mencari cara agar terus menciptakan peluang sebanyak mungkin," katanya lagi.
Guardiola menambahkan, Milan saat ini adalah salah satu tim terbaik di Italia yang mampu mendominasi setiap pertandingan dengan barisan pertahanan yang baik. Terlebih lagi, Milan juga memiliki sejumlah pemain berbahaya, salah satunya Zlatan Ibrahimovic.
"Kami tidak tahu bagaimana cara bertahan dengan baik sejak lama. Jika Milan lebih mendominasi, kami harus tetap mewaspadai hal itu. Namun, pastinya kami akan berusaha untuk terus menyerang dengan berbagai cara. Saya rasa jika skor 3-0 pun, kami tidak akan berhenti (menyerang)," ucapnya.
Milan Siap Permanenkan El Shaarawy
Masa depan penyeranag muda Stephan El Shaarawy di AC Milan tampaknya akan menemukan titik terang. Pasalnya, seperti dilaporkan Football Italia, Milan saat ini dikabarkan akan mempermanenkan status kontrak pemain berusia 19 tahun tersebut.
Pemilik Genoa, Enrico Preziosi, dikabarkan telah melakukan pembicaraan dengan pihak Milan terkait status El Shaarawy. Meski belum mencapai kesepakatan, kesempatan Milan mendapatkan pemain timnas Italia U-21 ini cukup besar karena sang pemain mempunyai keinginan besar untuk terus membela "I Rossoneri".
El Shaarawy sejauh ini berstatus sebagai pemain pinjaman dari Genoa. Namun, performanya belakangan ini membaik setelah sering mendapatkan kesempatan dari Pelatih Massimiliano Allegri untuk menemani Zlatan Ibrahimovic di barisan depan Milan, karena sejumlah penyerang utama dilanda cedera.
Semenjak bergabung pada 2010 lalu, El Shaarawy sudah mencetak empat gol dari 25 penampilannya bersama Milan musim ini. Karena torehannya itu, sejumlah pihak menilai El Shaarawy merupakan pemain yang akan bisa bersinar bersama Milan di masa depan.
Monday, 2 April 2012
Barcelona 55 - 45 AC Milan
Dari tiga laga perempat final Liga Champions musim ini, mungkin laga Barcelona kontra AC Milan menjadi duel yang sangat menyedot perhatian publik dunia. Terlebih, hasilnya juga masih sulit ditebak.
Seperti kita ketahui, Milan dan Barca harus puas berbagi angka sama 0-0 saat bentrok pada leg pertama di San Siro. Nah, hasil ini praktis membuat laga penentuan di Camp Nou, Rabu (4/4/2012) dini hari WIB, dipastikan bakal sengit. Bahkan berpotensi menyisakan drama dan kontroversi.
Memang, sejauh ini mayoritas kalangan memprediksi Barca bakal mengeliminasi I Rossoneri dan melaju ke semi final. Hal ini merujuk pada permainan Blaugrana yang selalu mampu tampil dominan baik bermain kandang maupun tandang.
Barca juga punya rekor gemilang di kandang. Skuad arahan Pep Guardiola belum pernah menelan kekalahan di Camp Nou sejak Oktober 2009, saat kalah dari Rubin Kazan di babak penyisihan grup.
Meski demikian, Milan juga tak lantas bisa dianggap remeh. Pecinta sepakbola tentunya belum lupa hasil pertemuan kedua tim di babak penyisihan musim ini. Milan sukses menahan Barca 2-2 di depan publik Camp Nou. Patut dicermati pula, Il Diavolo hanya butuh hasil imbang (dengan mencetak gol) untuk lolos.
Soal peta kekuatan, komposisi kedua tim nampaknya tidak akan jauh berbeda dari yang bermain di leg pertama lalu. Di kubu Barca, Guardiola sepertinya akan tetap mengandalkan Lionel Messi dan Alexis Sanchez di lini depan. Sementara satu tempat lain di posisi penyerang sepertinya akan diisi Cesc Fabregas yang telah pulih dari cedera.
Di lini belakang, duet Carles Puyol dan Gerard Pique juga sepertinya akan kembali diandalkan. Sedangkan di lini tengah, Pep tengah dicemaskan dengan kondisi jenderal lapangan tengahnya, Xavi Hernandez yang masih berjuang memulihkan cedera otot.
Jika tidak mampu pulih tepat waktu, posisi Xavi kemungkinan bakal diisii gelandang muda Thiago Alcantara untuk menemani Andres Iniesta dan Sergio Busquets.
Terlepas dari kendala yang ada, tiket semi final pastinya menjadi harga mati buat Los Cules. Pasalnya, Barca punya ambisi mengukir rekor baru sebagai tim pertama di format Liga Champions yang mampu juara dua kali beruntun. Selain itu, Barca juga bertekad menyamai rekor rival abadinya Real Madrid yang mampu lima kali beruntun menembus semi final (1956-1960).
Tak hanya Barca, sang megabintang Lionel Messi juga punya ambisi besar. Messi yang kini telah mencetak 12 gol (topskor sementara), bertekad menambah pundi-pundi golnya. Jika mampu membobol gawang Milan, maka Messi akan melewati rekor milik Ruud van Nistelrooy yang mampu mencetak 12 gol pada 2003 saat masih berkostum Manchester United.
Sementara di kubu Milan, pelatih Massimiliano Allegri kembali belum bisa memainkan bek Thiago Silva yang masih cedera. Sebagai antisipasi, posisi Silva akan kembali diisi Philippe Mexes untuk berduet dengan Alessandro Nesta. Ignazio Abate yang telah pulih juga sepertinya akan mendapat kepercayaan mengisi sisi kanan pertahanan. Di kiri sudah pasti milik Luca Antonini yang tampil brilian di leg pertama dan terpilih sebagai man of the match.
Di tengah, Allegri sebenarnya sudah bisa memainkan mantan bintang Barca, Mark van Bommel yang telah bebas dari sanksi. Namun, karena dibekap cedera Van Bommel akhirnya tidak diikutkan dalam daftar 23 pemain yang dibawa Allegri.
Maka dari itu, komposisi lini tengah Milan sepertinya akan tetap sama seperti leg pertama, yakni dengan trio Antonio Nocerino, Clarence Seedorf dan sang kapten, Massimo Ambrosini. Kevin Prince Boateng akan kembali berperan sebagai trequartista.
Nah, yang menarik, lini depan Milan kini lebih bervariasi. Allegri punya lima striker yang siap diturunkan. Terkini, striker yang mencetak gol cepat ke gawang Barca, Alexandre Pato sudah fit dan siap diturunkan. Begitu juga, Stephan El Shaarawy dan Maxi Lopez.
Namun, untuk menurunkan Pato sejak menit awal, Allegri nampaknya belum berani berjudi. Kemungkinan besar bomber berjuluk Si Bebek ini turun sebagai pemain pengganti. Sementara duet starter akan dipercayakan pada Zlatan Ibrahimovic dan Robinho yang terlihat semakin padu.
Prakiraan Skuad:
BARCELONA (4-3-3): Valdes, Dani Alves, Pique, Puyol, Adriano, Thiago, Busquets, Iniesta, Sanchez, Messi, Fabregas
AC MILAN (4-3-1-2): Abbiati, Abate, Nesta, Mexes, Antonini, Seedorf, Ambrosini, Nocerino, Boateng, Ibrahimovic, Robinho.
AC Milan Minati Salomon Kalou
AC Milan memantau perkembangan striker Chelsea, Salomon Kalou, yang sempat dilupakan saat Andre Villas-Boas menjadi manajer klub London tersebut. Meski Kolou kembali 'hidup' di bawah besutan Roberto Di Matteo, Milan tetap tertarik untuk memboyong Kalou dari Stamford Bridge.
Situs The Sun mengabarkan AC Milan sedang memantau perkembang Kalou yang bakal mengakhiri masa kontraknya pada musim panas mendatang. Pemain timnas Pantai Gading berusia 26 tahun itu meminta jatah bermain lebih banyak lagi. Tapi sayang, dia tidak mendapatkannya ketika Chelsea dipegang oleh Villas Boas.
Di Matteo, yang menggantikan Villas-Boas sebagai manajer Chelsea, menurunkan sejumlah pemain-pemain Chelsea yang selama ini terlupakan. Salah satunya adalah Salamon Kalou.
''Dia kini kembali bersinar bersama Roberto Di Matteo dalam perebutan kursi panas Chelsea,'' sebut The Sun.
Meskipun bakal dipertahankan menyusul penampilan apiknya, Kalou yang kini ingin dipanggil dengan nama baru 'Kalounho' itu tetap menjadi incaran AC Milan.
Conte Peringatkan AC Milan
Pelatih Juventus, Antonio Conte, memperingatkan rival mereka, AC Milan, bahwa pasukan Massimiliano Allegri itu bisa kehilangan scudetto musim ini. Pasalnya, menurut Conte, peluang Juventus untuk meraih gelar Serie-A musim ini masih sangat terbuka.
"Dalam dua minggu terakhir kita jelas mengalahkan Inter dan Napoli, dua tim yang paling diunggulkan akan finis di atas kita pada musim ini. Kemenangan atas Napoli harus menjadi sumber kebanggaan, karena mereka tim yang sangat baik di Italia, bahkan di Liga Champions. Mereka juga sedang tumbuh di bawah tangan dingin Walter Mazzarri," kata pelatih berusia 42 tahun ini seperti yang dilansir Football-Italia.
Peringatan ini diberikan menyusul hasil imbang AC Milan saat menghadapi Catania dengan skor 1-1. Sementara tim berjuluk "Nyonya Tua" ini berhasil mengandaskan Napoli dengan tiga gol tanpa balas.
Dengan hasil ini, posisi "I Rossoneri" memang tetap berada di puncak klasemen dengan 64 poin. Namun, Juventus memperkecil jarak di papan klasemen sementara dengan mengoleksi 62 poin.
Lebih jauh ia menilai bahwa ia sangat bangga dengan apa yang dicapai pemain malam tadi. Mereka mampu unggul dalam segi mental dan memenangkan pertandingan. Hasil ini pun sangat penting untuk Juve di papan klasemen yang kembali membuka peluang scudetto, yang sebenarnya sudah jauh dari harapan pasukan Turin.
"Tentu saja kami melirik di atas kami (AC Milan), karena kami melakukannya dengan tepat. Kami mencoba mengambil keuntungan dari hasil Milan sebelumnya (menghadapi Catania). Mereka bisa kehilangan scudetto sekarang," tegasnya kemudian.
Meski Conte menebar ancaman kepada Milan dalam hal peraih gelar musim ini. Namun, ia memberikan pujian kepada anak asuh Massimiliano Allegri ini. Baginya, Milan tetap tim yang sangat kuat di Italia maupun Eropa.
"Rossoneri adalah tim yang sangat kuat. Mereka memenangkan scudetto tahun lalu dan tetap di puncak klasemen meskipun banyak pemain mereka yang cedera. Selain itu, mereka masih di Liga Champions, bahkan dapat menahan imbang Barcelona, tim terbaik di dunia," tambahnya.
Genoa berpeluang besar menjadi tujuannya, di mana status kepemilikan bersama sedang dibahas oleh kedua klub.
Kemenangan dari Napoli membuat gelandang Bianconeri ini menyimpan optimisme untuk merebut Scudetto pada musim ini.
Gelandang Juventus Arturo Vidal berharap timnya akan bisa menuntaskan musim ini sebagai juara Serie A Italia. Harapan tersebut ia sampaikan usai Bianconeri memetik kemenangan 3-0 atas Napoli di depan publiknya sendiri.
Kemenangan Juve tersebut membuat persaingan dengan AC Milan terus berlangsung ketat. Juve kini membuntuti Milan di urutan kedua dengan selisih dua angka. Menurut Vidal, situasi ini memberikan peluang buat Juve untuk bisa merebut Scudetto pada musim ini.
"gol yang sudah saya buat dalam pertandingan ini begitu spektakuler dan tim ini membutuhkannya pada saat itu," kata Vidal kepada Sky Sport Italia usai pertandingan.
"Setelah gol kedua, semuanya menjadi lebih mudah buat kami. Kami membutuhkan kemenangan ini guna memperketat jarak dengan pemuncak klasemen."
"Saya rasa apa yang sudah dilakukan pelatih Antonio Conte sudah bagus dan tim ini telah berhasil bangkit dari sebuah momen yang sulit selama ini."
"Kami yakin akan mampu meraih Scudetto dan kami ingin berusaha untuk bisa mempertahankan trek kemenangan ini hingga akhir musim. Kami berharap bisa menjadi juara nantinya."
Arsenal Minati Stephan El Shaarawy
Arsenal ingin mendatangkan Stephan El Shaarawy di bursa transfer musim panas mendatang.
Klub Liga Primer Inggris berminat untuk mendapatkan jasa gelandang AC Milan Stephan El Shaarawy.
Gazzetta dello Sport mengabarkan Arsene Wenger merasa terkesan dengan perkembangan Shaarawy musim ini, dan ia mencoba untuk mencari adanya peluang untuk memboyongnya pada musim panas nanti.
Namun, Milan diperkirakan tidak ingin kehilangan El Shaarawy, meskipun mereka berniat untuk meminjamkan dia musim depan depan, agar dapat terus berkembang.
Genoa berpeluang besar menjadi tujuannya, di mana status kepemilikan bersama sedang dibahas oleh kedua klub.
Sunday, 1 April 2012
Sambangi Barca, Pato Siap Diturunkan Milan
Menjelang leg kedua perempat final Liga Champions melawan Barcelona, pelatih AC Milan, Massimiliano Allegri bakal mendapatkan suplemen tambahan.
Allegri bisa menggunakan Alexandre Pato untuk menggebrak lini pertahanan Barca di Camp Nou. Pasalnya sesuai kabar dari situs klub, ACMilan.com, Sabtu (31/3/2012), Pato bakal kembali melakukan latihan pada Minggu (1/4/2012).
Penyerang Internasional Brasil ini terus menerus terbalut cedera otot yang menghambatnya membela Rossoneri di berbagai ajang. Bahkan Pato sempat dirujuk ke Amerika Serikat untuk menjalani sejumlah tes demi mengetahui penyebab masalah fisiknya.
Pato sebelumnya absen membela Milan saat menahan imbang Azulgrana 0-0 pada leg pertama di San Siro. Kini Rossoneri diharapkan juga harus bisa menahan imbang Barca dengan mencetak gol dari laga yang berlangsung di Camp Nou.
Selain Pato, attacante lainnya Antonio Cassano juga telah kembali latihan, setelah pulih dari serangan jantung ringan. Tapi belum diketahui Cassano bisa atau tidak diturunkan dalam waktu dekat ini.
Allegri: Harusnya AC Milan yang Memenangi Laga
AC Milan gagal memperlebar jarak dengan Juventus setelah hanya bermain imbang 1-1 dengan tuan rumah Catania di Stadion Angelo Massimino, Minggu (1/4) dinihari. Hasil itu memang membuat mereka sementara unggul lima poin, tapi Juve bisa menipiskannya menjadi dua poin kalau mereka mampu mengalahkan Napoli.
Dalam pertandingan ini, Milan sempat unggul terlebih dahulu, setelah Robinho membobol jala Catania di menit 34 usai bekerjasama dengan Zlatan Ibrahimovic. Sayangnya kemenangan Milan buyar di menit 60 setelah Nicolas Spolli berhasil membobol gawang Christian Abbiati dari jarak dekat.
Tak pelak hasil ini, sangat mengecewakan pelatih Massimiliano Allegri. "Tempo pertandingan terlalu lambat dan kami terlalu sering memegang bola tanpa berusaha keras untuk menembus daerah pertahanan lawan Saya tak bisa menyalahkan siapa-siapa kecuali diri kami sendiri," tukasnya pada Sky Sport Italia seusai pertandingan.
Di babak kedua, menurutnya, para pemainnya seperti berhenti bermain seperti sudah puas dengan hasil di babak pertama. Akibatnya mereka ditekan Catania yang berbuah gol penyeimbang kedudukan.
"Di babak kedua, Catania bermain lebih baik tapi itu karena berhenti bermain terlalu dini. Kami unggul lebih dulu dan setelah itu seperti sudah berpuas diri. Kami tidak terlalu berusaha untuk menambah keunggulan tapi justru membuat lawan mendapat peluang untuk mencetak gol." ungkapnya.
Dalam pertandingan ini, Allegri mengaku harusnya Milan bisa memenangi pertandingan andai tendangan Robinho yang diselamatkan bek Catania, Giovanni Marchese disahkan menjadi gol. Dalam tayangan ulang, sepakan Robinho memang belum sepenuhnya melewati garis gawang. Namun Allegri mengklaim itu adalah gol murni.
"Sangat sulit mengatakannya. Tapi, itu seharusnya gol. Ini bukan tentang wasit atau hakim garis, karena sulit dikatakan. Tapi, masalahnya adalah ada banyak orang yang terus bicara dan ada juga yang harus diam," keluh Allegri.
Kejadian ini mengingatkan orang dengan "gol hantu" Sulley Muntari ke gawang Juventus beberapa waktu lalu. Tapi, saat itu jelas bahwa bola sudah sepenuhnya melewati garis gawang Gianluigi Buffon. "Sekali lagi, pagi ini saya membaca bila ada seseorang yang ingin mendapat keuntungan dari wasit," sindir Allegri soal pernyataan direktur Juventus, Beppe Marotta.
Max Allegri: Juventus Harus Berhenti Bahas Wasit!
Allegri menilai komplain kubu Juventus membuat wasit melakukan kontroversi.
Massimiliano Allegri berang setelah ofisial kembali tidak melihat gol yang kali ini dicetak Robinho, ketika AC Milan ditahan 1-1, Sabtu (31/3). Giovanni Marchese membuang bola hasil sepakan Robinho, yang terlihat telah melewati garis gawang.
Allegri menganggap komplain kubu Juventus yang sering dilakukan musim ini menjadi penyebab minimnya kinerja ofisial pertandingan di lapangan.
"Ini sangat sulit untuk mengatakannya, tapi itu sebuah gol," komplain Allegri kepada Sky Sport Italia usai pertandingan.
"Ini bukan soal wasit atau hakim garis, tapi masalahnya adalah di sana banyak pihak yang terus berbicara dan mereka harus diam!"
"Sekali lagi pagi ini saya membaca seseorang yang ingin keuntungan dari ofisial," lanjut eks pelatih Cagliari, merujuk pada komentar direktur umum Bianconeri Beppe Marotta.
"Untuk itu orang harus diam. Saya kembali membaca komplain pagi ini, tapi kesalahan dari gol Sulley Muntari amat berharga di sepanjang turnamen. Saya tak pernah membuat kontroversi, tapi kemudian orang-orang ini bicara soal wasit."
"Dalam hal ini, sudah jelas saya harus bergabung dan bicara juga soal insiden-insiden," cetus Allegri.
Hasil imbang membuat Rossoneri kini unggul lima poin dari Juventus, namun La Vecchia Signora baru akan memainkan laga kontra Napoli, Minggu (1/4) malam.
Ditahan Catania, Milan Masih Terjangkau Juve
AC Milan gagal menjauh dari Juventus setelah dipaksa bermain imbang 1-1 oleh Catania dalam lanjutan Serie-A , Sabtu (31/3/2012).
Dengan hasil tersebut Milan masih berada di posisi pertama dengan 64 poin, unggul lima angka dari Juventus. Hasil itu membuat Milan masih mudah terjangkau oleh kejaran Juventus. Juve berpeluang mengecilkan selisih menjadi hanya berjarak 2 poin, jika mampu menang lawan Napoli, Minggu (1/4/2012).
Meski bermain sebagai tim tamu, Milan tampil menekan sejak menit awal. Urby Emanuelson mendapat peluang saat pertandingan baru berjalan delapan menit. Sayang, bola tendangan kerasnya memanfaatkan umpan Antonio Nocerino masih mampu diantisipasi cukup baik oleh kiper Pablo Carizzo.
Pada menit ke-17, Milan kembali mendapat peluang emas melalui Zlatan Ibrahimovic. Akan tetapi, lagi-lagi kiper Carizzo tampil gemilang karena dapat menggagalkan usaha pemain asal Swedia tersebut.
Catania dalam pertandingan ini bukan tak pernah mengancam. Peluang terbaik tim asuhan Vincenzo Montella tersebut didapat Gonzalo Bergessio pada menit ke-21. Mendapatkan umpan akurat dari Marco Motta, tendangan Bergessio dari jarak dekat masih melebar tipis di sisi kiri pertahanan Milan.
Milan yang lebih menguasai pertandingan, mampu membuka keunggulan melalui Robinho pada menit ke-34. Berawal dari kerja sama yang apik dengan Ibrahimovic, Robinho mampu mengecoh pemain belakang Catania dengan pergerakkannya, sebelum meceploskan bola ke dalam gawang sekaligus mengubah skor menjadi 1-0.
Catania berusaha membalas. Tiga menit berselang, Alejandro Gomez melepaskan tendangan keras dari luar kotak penalti. Namun, usahanya itu belum membuahkan hasil, karena bola masih membentur mistar gawang Milan yang dijaga kiper Christian Abbiati.
Selepas turun minum, Catania mampu menyamakan kedudukan melalui gol Nicolas Spolli pada menit ke-57. Berawal dari tendangan pojok, Nicola Legrottaglie melepaskan umpan dengan sundulan kepalanya ke Spolli. Dengan gerakan cepat, Spolli kemudian menyambut umpan tersebut dengan sepakan keras yang tidak mampu dihalau kiper Christian Abbiati.
Kebobolan, Milan terus meningkatkan serangan. Robinho hampir saja kembali mencetak gol pada menit ke-64. Meski sudah melewati kiper Carrizo, bola tendangan pemain asal Brasil tersebut masih mampu dihalau dengan baik oleh bek Catania.
Pada menit ke-76, giliran Philippe Mexes yang mendapat peluang emas. Akan tetapi, kiper Carrizo tampil sigap untuk mengantisipasi bola sundulannya yang memanfaatkan umpan silang Stephan El Shaarawy.
Milan menciptakan beberapa peluang hingga menit-menit akhir pertandingan. Namun, rapinya barisan pertahanan Catania membuat sejumlah usaha mereka sia-sia. Hingga wasit meniup peluit panjang, skor imbang 1-1 pun tidak berubah.
Menurut catatan Soccernet, sepanjang pertandingan Milan menguasai bola sebanyak 56 persen dan menciptakan tujuh peluang emas dari 12 usaha. Sedangkan Catania melepaskan satu tembakan akurat dari 17 percobaan.
Susunan Pemain:
Catania: 20-Juan Pablo Carrizo, 3-Nicolás Spolli, 6-Nicola Legrottaglie, 12-Giovanni Marchese, 11-Marco Motta, 10-Francesco Lodi, 4-Sergio Almiron, 13-Mariano Izco, 17-Alejandro Gómez, 18-Gonzalo Bergessio, 28-Pablo Barrientos (16-Cristian Llama 71)
AC Milan: 32-Christian Abbiati, 5-Philippe Mexes, 25-Daniele Bonera, 77-Luca Antonini, 20-Ignazio Abate, 23-Massimo Ambrosini, 28-Urby Emanuelson (27-Kevin-Prince Boateng 53), 22-Antonio Nocerin, 18-Alberto Aquilani (21-Maxi Lopez 85), 11-Zlatan Ibrahimovic, 70-Robinho (92-Stephan El Shaarawy 73)
Alexandre Pato Siap Tampil Lawan Barcelona
Striker Brasil itu mendapat lampu hijau dari tim medis Milan untuk tampil lawan Barcelona.
Kabar gembira datang untuk Milan yang berjuang lolos ke semi-final Liga Champions, setelah striker Alexandre Pato diperkirakan siap tampil lawan Barcelona di Camp Nou, Selasa (3/4).
Pato tak tampil di partai pertama perempat-final karena terbang ke Atlanta untuk berkonsultasi dengan spesialis akibat sering terkena cedera otot.
Namun, Pato telah kembali ke Milan, Sabtu (31/3), dan kepala tim medis Milan Jean Pierre Meersseman yakin, "Ia (Pato) siap, sangat siap, dan saya yakin ia bisa dipilih (pelatih Massimiliano) Allegri."
Milan berusaha menghindari kekalahan dan mendapatkan hasil imbang dengan gol, setelah menahan juara bertahan tanpa gol di San Siro.
Saturday, 31 March 2012
Preview: Catania vs AC Milan, Ancaman Kelelahan
Tim yang terbilang impresif sejauh musim ini berjalan di Serie A, Catania, bakal menjamu AC Milan yang kelelahan dalam upaya menggapai Scudetto kedua secara beruntun.
Secara umum tuan rumah Catania akan memiliki kekhawatiran relatif sedikit menjelang pertandingan mereka melawan pimpinan klasemen sementara Rossoneri.
Pelatih Vincenzo Montella akan tampil tanpa bek Alessandro Potenza dan gelandang Marco Biagianti karena cedera, tapi bek Marco Motta siap untuk bertanding lagi meskipun Pablo Barrientos lebih diunggulkan terpilih di sebelah kanan lini tengah.
Playmaker Fracesco Lodi, harus rela ditarik mundur ke lini tengah, bermain di belakang sepasang penyerang Alejandro Gomez dan Gonzalo Bergessio.
Sebaliknya, Milan yang datang dari hasil laga 0-0 di San Siro dalam meladeni Barcelona (untuk ajang 8 besar Liga Champions) Massimiliano Allegri jelas dihadapkan dengan problem kelelahan, hal ini yang membuatnya khawatir.
Gelandang Sulley Muntari dan bek kiri Djamel Mesbah sedang menjalani skorsing. Mark van Bommel siap bertanding lagi setelah terbebas dari skors, tapi bersamaan dengan itu bek veteran Alessandro Nesta masih belum seratus persen fit, rasanya akan sangat berisiko mempertaruhkannya menjelang leg kedua di Nou Camp, Selasa malam.
Salah satu bintang musim ini, bek tengah Thiago Silva harus tetap absen karena cedera yang didapat saat melawan AS Roma berarti Gianluca Zambrotta dan Daniele Bonera harus sekali lagi tetap bermain sejak awal.
Sementara itu, striker Maxi Lopez kemungkinan bisa bermain meski dari bench, dia pada musim dingin pindah ke San Siro dari Catania. Lebih mungkin untuk Milan memulai laga dengan Zlatan Ibrahimovic dan Stephan El Shaarawy dalam sektor serangan.
DATA DAN FAKTA LAGA:
Catania hanya kalah satu kali dari 10 pertandingan terakhir mereka, kekalahan itu didapat dengan skor 3-1 saat bersua Juventus pada tanggal 18 Februari di Turin.
Para pasukan Sisilia hanya kalah dua kali di Stadio Angelo Massimino musim ini dan saat ini duduk pada posisi ketujuh di klasemen sementara Serie A.
Catania kalah 4-0 saat pertemuan perdana melawan Rossoneri pada bulan November di San Siro.
AC Milan telah memenangkan 4 pertandingan terakhir mereka di Serie A, dengan Ibrahimovic mencetak tujuh gol selama rentang waktu itu.
Pasukan Massimiliano Allegri memiliki 10 kemenangan tandang di Serie A musim ini, lebih banyak dari tim lain dalam divisi tertinggi Italia tersebut.
Sebanyak 17 pemain yang berbeda telah mencetak gol untuk Milan dalam Liga Serie A musim ini.
PRAKIRAAN FORMASI KEDUA TIM:
Catania (3-5-2): Carrizo; Belluschi, Legrottaglie, Spolli; Barrientos, Izco, Lodi, Almiron, Marchese; Bergessio, Gomez.
AC Milan (4-3-1-2): Abbiati; Zambrotta, Bonera, Mexes, Antonini; Aquilani, Ambrosini, Nocerino; Boateng; Ibrahimovic, El Shaarawy.
Leandro Damiao Tertarik Perkuat AC Milan Atau Napoli
Damiao ingin bermain dengan Zlatan Ibrahimovic atau Edinson Cavani di lini depan.
Damiao termasuk pemain yang diincar banyak klub top Eropa, baik di Inggris, Italia maupun Spanyol. Pemain Internacional ini pun mengaku tertarik berkiprah di Eropa.
Damiao kemungkinan akan berlabuh di salah satu klub top Eropa pada musim panas mendatang, dan penyerang berusia 22 tahun ini mengaku lebih tertarik bermain di Italia.
"Saya berminat mencoba tantangan baru di Eropa, tapi saya hanya ingin memperkuat klub sekuat Internacional atau mungkin lebih kuat lagi. Saya merasa sudah siap berlaga di Eropa yang persaingannya pasti lebih ketat," jelasnya pada Il Corriere dello Sport.
"Saya ingin bermain di Italia dan satu tim dengan salah satu dari dua pemain favorit saya, Ibrahimovic dan Cavani. Saya akan sangat senang kalau bisa satu tim dengan mereka."
"Tapi saya tak akan menutup peluang untuk berkiprah di Spanyol atau Inggris. Saya belum bisa memutuskan ke mana akan berlabuh, karena belum ada kesepakatan apa-apa seperti sering diberitakan banyak media. Saya masih fokus memperkuat Internasional sampai saat ini."
Subscribe to:
Posts (Atom)



















