tulisan berjalan

FORZA MILAN !!!

Tuesday, 6 March 2012

Arsenal vs Milan: Butuh Keajaiban

Jelang Arsenal vs AC MILAN

Banyak yang menilai kekalahan 0-4 pada leg 1 di San Siro sudah menutup rapat-rapat perjalanan Arsenal di kancah Liga Champions. Bagaimana tidak, untuk lolos ke babak perempat final, The Gunners butuh kemenangan 5-0 atas AC Milan. Atau minimal menang 4-0 dan memaksa laga berlanjut hingga adu penalti.

Tentu perjuangan itu cukup berat bagi skuad asuhan Arsene Wenger. Bahkan bisa dibilang mustahil. Namun, kepercayaandiri skuad The Gunners tengah meninggi. Dua kemenangan penting atas Tottenham Hotspur dan Liverpool membuat Robin van Persie cs tengah dilanda optimisme tinggi.

Menariknya, pada dua laga tersebut, Arsenal mampu menunjukkan mentalitas baja, setelahs empat tertinggal lebih dulu. Saat menghadapi The Spurs, mereka ketinggalan dua gol lebih dulu sebelum mampu menang 5-2. Pun saat bertandang ke Anfield. Tertinggal satu gol sebelum membalas dua gol melalui Van Persie.

Keyakinan Arsenal pun didukung rekor kurang mulus yang dimiliki Milan. Dalam tiga musim terakhir, Milan selalu tersingkir oleh timn asal Inggris. Selain itu, rekor tandang I Rossoneri ke Inggris pun tak cukup apik. Kalah delapan kali dan hanya menang sekali. Akan tetapi, Milan tetap di atas angin. Arsenal tak hanya butuh perjuangan ekstra keras, tapi juga keajaiban dan keberuntungan.

STATISTIK PERTEMUAN

Rekor pertemuan lebih berpihak kepada tim tamu. Dari total lima perjumpaan, Milan menang dua kali, seri dua kali dan sekali kalah.
Namun, saat berkunjung ke markas Arsenal, Milan dua kali harus puas bermain dengan skor kacamata.
Arsenal tumbang 0-4 pada leg 1 diSan Siro. Gol dicetak Kevin Prince-Boateng, Robinho, dan Zlatan Ibrahimovic.

ARSENAL

Di Liga Champions musim ini, Arsenal belum terkalahkan di jika bertanding di Stadion Emirates.
Arsenal hanya kalah sekali dari 42 laga kandang terakhir di kompetisi Eropa, termauk kualifikasi.
Di kompetisi Eropa, Arsenal baru dua kali mampu membalikkan keadaan setelah kalah di leg 1. Yakni saat mengalahkan Hadjuk Split pada 1978-79 (kalah 1-2 di leg 1, dan menang 1-0 di leg 2), lalu melawan FC Porto pada 2009-10 (kalah 1-2 di leg 1, menang 5-0 di leg 2).
Dari 13 laga kandang terakhir melawan tim Italia, Arsenal berhasil meraih tujuh kemenangan, empat imbang dan baru dua kali kalah.
Enam dari 19 kemenangan kandang di kompetisi Eropa, Arsenal mampu menghasilkan empat gol.
Produktivitas Arsenal musim ini cukup bagus. Mengoleksi 55 gol dari 27 laga. Dua gol lebih banyak dari musim terbaik mereka (Invicibles ) pada 2003-04.

AC MILAN

Milan selalu tersisih dari timn Inggris selama tiga musim terakhir di babak 16-besar Liga Champions. Masing-masing dari Tottenham, Manchester United, dan Arsenal.
Dalam tiga laga tandang terakhirnya, di fase grup, Milan selalu meraih hasil imbang.
Rekor tandang Milan melawan tim Inggris tidak terlalu bagus. Hanya menang sekali, imbang enam kali, dan delapan menderita kekalahan.
Milan sedikitnya mencetak dua gol pada enam dari tujuh laga terakhir di Liga Champions.
Milan memiliki pengalaman pahit. Saat menang 4-1 pada leg 1 atas Deportivo La Coruna, lalu harus kalah 0-4 pada leg 2.
Tapi Milan punya keuntungan sendiri. Sejauh ini tak ada klub yang mampu membalikkan defisit empat gol pada pertandingan dua leg di Liga Champions.
PRAKIRAAN LINE-UP
Arsenal (4-2-3-1): Szczesny; Sagna, Vermaelen, Koscielny, Gibbs; Rosicky, Song; Walcott, Gervinho, Chamberlain; Van Persie.
Milan (4-3-1-2): Abbiati; Abate, Mexes, Silva, Antonini; Nocerino, Van Bommel, Emanuelson, Shaarawy; Ibrahimovic, Robinho.

No comments:

Post a Comment

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...